Info Detail

Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan

  • Laboratorium Kimia Farmasi Universitas Jenderal Soedirman Gelar Workshop FTIR untuk Mendukung Riset Farmasi dan Kesehatan

    • 13,Mei 2026
    • Posted By : Ari Wahyudi
    • 0 Comments

    Purwokerto — Laboratorium Kimia Farmasi, Jurusan Farmasi, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Jenderal Soedirman menyelenggarakan Workshop Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) untuk mendukung pengembangan riset di bidang farmasi dan kesehatan pada Rabu, 13 Mei 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Lantai 5 Gedung Integrated Academic Building (IAB). Workshop ini terselenggara atas kerjasama antara Jurusan Farmasi Universitas Jenderal Soedirman dan PT Ditek Jaya.

    Workshop ini menjadi wadah peningkatan kapasitas akademisi, peneliti, serta praktisi dalam memahami pemanfaatan instrumen FTIR sebagai salah satu metode analisis penting dalam penelitian farmasi, bahan alam, kesehatan, dan pengembangan produk. Agenda ini dibuka langsung oleh Wakil Dekan 1 Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman, Prof. Yunita Sari., S.Kep., Ns., MHS., Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapannya supaya instrumen FTIR ini dapat menggairahkan semangat penelitian di lingkup Universitas Jenderal Soedirman dan membuka peluang kolaborasi antara institusi sehingga mendorong lahirnya luaran penelitian yang berkualitas yang mendongkrak reputasi institusi di kancah global. 

    Kegiatan menghadirkan dua sesi utama. Materi pertama disampaikan oleh Dr.nat.techn. apt. Hendri Wasito, S.Farm., M.Sc. (dosen Kimia Farmasi Universitas Jenderal Soedirman) mengenai pengantar FTIR dan aplikasinya dalam berbagai topik penelitian. Pada sesi pertama ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai prinsip dasar FTIR, interpretasi spektrum, hingga contoh penerapan FTIR dalam penelitian farmasi dan Kesehatan, seperti diagnosis penyakit, analisis mikroplastik, dsb. Sementara itu, materi kedua disampaikan oleh Yohan Aldi Ismoyo, S.Si., M.Ling. (PT. Ditek Jaya) mengenai praktik hands-on penggunaan instrumen FTIR secara langsung. Peserta diberikan kesempatan untuk melakukan praktik langsung dalam pengoperasian alat FTIR dan analisis hasil pengukuran.

    Workshop ini diikuti oleh berbagai institusi dan mitra industri, di antaranya PT. Herba Emas Wahidatama, PT Indesso Aroma, PT. Tresno Jamu Indonesia, STIKES Bina Cipta Husada Purwokerto, Universitas Muhammadiyah Gombong, Universitas Al Irsyad Cilacap, Universitas Harapan Bangsa, Universitas Harkat Negeri, serta sejumlah fakultas di lingkungan Universitas Jenderal Soedirman seperti FMIPA, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Pertanian, dan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

    Melalui kegiatan ini, Laboratorium Kimia Farmasi berharap dapat memperluas kolaborasi riset lintas institusi sekaligus meningkatkan pemanfaatan teknologi FTIR dalam mendukung inovasi penelitian di bidang farmasi dan kesehatan.

    Naufa Hanif

Leave A Comment