Info Detail

Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan

  • FIKes UNSOED dan Heidelberg Institute of Global Health Serahkan Unit Penunjang Akademik dan Sosialisasikan S2 Kesmas di DKPPKB Kebumen

    • 07,Mei 2026
    • Posted By : Lu'lu Nafisah
    • 0 Comments
    • daad jerman
    • fikes unsoed
    • global health
    • heidelberg university
    • kerjasama internasional
    • sdgs
    • unsoed

    Kebumen – Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) bersama Heidelberg Institute of Global Health (HIGH), Heidelberg University Jerman, menyelenggarakan kegiatan penguatan kerja sama akademik dan sosialisasi Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat (S2 Kesmas) di Aula Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Kebumen pada Kamis, 7 Mei 2026.

    Kegiatan yang berlangsung pukul 11.00–13.00 WIB ini menjadi bagian dari implementasi proyek kerja sama internasional Sustainable Horizons: Empowering Global Perspectives in Health-Related SDGs Teaching and Research in Indonesia yang didukung pendanaan dari BMZ (Federal Ministry for Economic Cooperation and Development) dan DAAD (German Academic Exchange Service). Program kolaborasi internasional ini dijalankan bersama Heidelberg Institute of Global Health (HIGH), Heidelberg University, Jerman.

    Agenda utama kegiatan meliputi penyerahan unit penunjang kegiatan akademik dan riset mahasiswa S2 Kesehatan Masyarakat serta sosialisasi penerimaan mahasiswa baru Program Studi S2 Kesmas FIKes UNSOED.

    Acara diawali dengan sambutan dari pihak DKPPKB Kabupaten Kebumen yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Ida Indrayani Achmal, AP., M.T selaku Sekretaris Dinas. Dalam sambutannya, disampaikan apresiasi atas kolaborasi internasional yang terjalin antara FIKes UNSOED, HIGH Heidelberg University, dan Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam mendukung penguatan pendidikan dan penelitian kesehatan masyarakat.

    Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dekan FIKes UNSOED, Prof. Dr.sc.hum. Budi Aji, S.KM., M.Sc., yang menegaskan komitmen FIKes UNSOED dalam memperluas jejaring kerja sama internasional serta meningkatkan kapasitas akademik dan riset mahasiswa, khususnya pada Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat.

    Perwakilan dari Heidelberg Institute of Global Health (HIGH), Prof. Shafiu Muhammed, kemudian menyampaikan pentingnya kolaborasi global dalam pengembangan pendidikan kesehatan masyarakat berbasis Sustainable Development Goals (SDGs). Selanjutnya, Pauline Grys turut memaparkan dukungan proyek kerja sama internasional dalam penguatan pembelajaran, riset, dan pengembangan kapasitas mahasiswa di Indonesia.

     

     

    Salah satu agenda utama kegiatan adalah penyerahan unit penunjang kegiatan akademik dan riset mahasiswa S2 Kesehatan Masyarakat yang berasal dari pendanaan proyek kerja sama internasional BMZ dan DAAD. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung kegiatan pembelajaran dan penelitian mahasiswa, khususnya dalam pengembangan riset kesehatan masyarakat berbasis komunitas di Kabupaten Kebumen.

    Setelah sesi penyerahan bantuan dan foto bersama, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi Program Studi S2 Kesehatan Masyarakat FIKes UNSOED yang disampaikan langsung oleh Koordinator Program Studi, Prof. Dr. Dwi Sarwani Sri Rejeki, S.KM., M.Kes. Dalam pemaparannya, Prof. Dwi menjelaskan berbagai keunggulan program studi, sistem pembelajaran, peluang riset, hingga prospek lulusan di bidang kesehatan masyarakat.

    Selanjutnya, Ketua Tim Promosi S2 Kesmas FIKes UNSOED, Lu’lu Nafisah, S.KM., M.K.M., menyampaikan informasi teknis terkait proses seleksi dan pendaftaran mahasiswa baru Program Magister Kesehatan Masyarakat.

    Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang diikuti peserta dari lingkungan DKPPKB Kabupaten Kebumen, mahasiswa, serta tenaga kesehatan yang berminat melanjutkan studi. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat terhadap pengembangan kapasitas sumber daya manusia kesehatan melalui pendidikan pascasarjana.

    Melalui kegiatan ini, FIKes UNSOED kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat pendidikan kesehatan masyarakat berstandar internasional, memperluas jejaring kerja sama global, serta mendukung pengembangan SDM kesehatan yang unggul dan berdaya saing.

Leave A Comment