Info Detail
Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan

PURWOKERTO, Juni 2026 – Dalam upaya mewujudkan keunggulan riset akademik berstandar internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) bersama Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) sukses berkolaborasi menyelenggarakan rangkaian seminar dan workshop riset kualitatif. Menghadirkan akademisi sekaligus pakar dari The University of Arizona, Amerika Serikat, Priscilla Magrath, Ph.D., acara ini menjadi wujud nyata komitmen Unsoed dalam meningkatkan kapasitas peneliti di lingkungan kampus.
Rangkaian kegiatan ini diawali dengan Seminar “Riset Kualitatif yang Rigor dalam Penelitian Sosial dan Kesehatan” yang telah sukses digelar pada tanggal 18 Juni 2026. Bertempat di Aula Dekanat FIKES Unsoed, seminar ini mendapat antusiasme tinggi dengan kehadiran 90 peserta yang terdiri dari kalangan akademisi, dosen, dan mahasiswa lintas disiplin dari FISIP maupun FIKES.
Acara seminar dibuka secara resmi oleh Dekan FISIP Unsoed, Prof. Dr. Slamet Rosyadi, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa riset kualitatif yang rigor (memiliki ketepatan, ketelitian, dan kedalaman) sangat krusial, terutama ketika membedah fenomena yang bersinggungan antara dinamika sosial dan kesehatan masyarakat. Kehadiran pakar internasional diharapkan mampu membuka wawasan baru serta mendorong riset-riset lintas fakultas yang lebih tajam dan berdampak nyata.

Sebagai kelanjutan dari pemahaman teoretis yang didapat pada seminar, kolaborasi ini dilanjutkan dengan sesi praktikal melalui Workshop Penggunaan Software MAXQDA untuk Riset Kualitatif. Workshop intensif ini dilaksanakan selama dua hari, yakni pada tanggal 22 dan 25 Juni 2026*, bertempat di Ruang IHSB FIKES Unsoed.
Berbeda dengan seminar yang bersifat masal, workshop ini dirancang lebih eksklusif dengan melibatkan 40 peserta terpilih dari utusan FIKES dan FISIP. Di bawah bimbingan langsung dari Priscilla Magrath, Ph.D., para peserta dilatih untuk mengoperasikan perangkat lunak MAXQDA. Pelatihan ini memfasilitasi peneliti untuk melakukan manajemen, pengkodean (coding), hingga analisis data kualitatif dan metode campuran (mixed methods) secara jauh lebih sistematis, efisien, dan komprehensif.
Melalui sinergi antara keilmuan sosial dan kesehatan ini, Unsoed berharap para peneliti dari FISIP dan FIKES dapat terus mempublikasikan karya ilmiah yang bereputasi global, serta mampu merumuskan solusi atas berbagai permasalahan kompleks di masyarakat melalui pendekatan riset yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

