Info Detail

Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan

  • Tim Peneliti K3 FIKES Unsoed Lakukan Kajian Keselamatan Kerja Penderes Nira Kelapa di Desa Pernasidi, Cilongok Banyumas

    • 01,Jul 2026
    • Posted By : Lu'lu Nafisah
    • 0 Comments

    BANYUMAS, 25 Juni 2026 – Tim peneliti lintas universitas yang diketuai oleh Nasya Adelia Putri, S.K.M., M.Kes., dosen Peminatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dari Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), memulai kegiatan penelitian lapangan di Desa Pernasidi, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas.

    Penelitian ini mendapatkan pendanaan nasional dari hibah BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Tahun Anggaran 2026 melalui Skema Penelitian Dosen Pemula (PDP). Dalam pelaksanaannya, tim ini beranggotakan Suryanto, S.K.M., M.Sc. (Dosen Peminatan K3, Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat FIKES Unsoed) serta Dr. Diki Bima Prasetio, S.K.M., M.P.H. (Dosen Program Studi Magister Terapan K3, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada).

    Riset ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka kecelakaan kerja yang dialami oleh para penderes nira kelapa di wilayah tersebut. Sektor pekerjaan tradisional ini memiliki risiko tinggi yang kerap mengancam keselamatan jiwa maupun kesehatan fisik para pekerja. Target Tingkat Kesiapterapan Teknologi (TKT) pada pendanaan penelitian tahun ini berfokus pada Kajian Ergonomi, Lingkungan Kerja, dan Keselamatan Penderes Nira sebagai Dasar Pencegahan Kecelakaan. Melalui kajian ini digunakan sebagai landasan faktual sebelum tim peneliti melangkah pada tahap pengembangan model pencegahan kecelakaan kerja di masa mendatang.

    Untuk merealisasikan kajian tersebut, sasaran utama tim peneliti pada tahun ini adalah menyusun analisis risiko K3 secara komprehensif pada setiap tahapan aktivitas penderes nira kelapa, mulai dari persiapan awal hingga proses akhir. Sebagai langkah nyata untuk mengumpulkan data analisis tersebut, kegiatan observasi lapangan telah dimulai pada Kamis, 25 Juni 2026. Tim peneliti turun langsung mengamati proses kerja harian para penderes sekaligus mengidentifikasi lima bahaya lingkungan kerja utama yang ada di lokasi.

    Sebelum observasi ini dilakukan, tim peneliti juga telah melakukan koordinasi dan audiensi dengan perangkat Desa Pernasidi pada Selasa, 23 Juni 2026. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Desa Pernasidi, Ibu Hj. Siti Rochajati; Kepala Dusun II, Bapak Agus Hidrantio; serta Kepala Seksi Bidang Pelayanan, Bapak Agus Munandar. Melalui sinergi antara akademisi dan pemerintah desa setempat, rangkaian kajian dasar ini diharapkan dapat berjalan lancar serta menghasilkan data empiris yang valid sebagai langkah awal mewujudkan lingkungan kerja yang lebih aman bagi para penderes nira kelapa.