Info Detail

Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan

  • Tantangan Digital Rumah Sakit: Mengubah Pengguna Media Sosial Menjadi Pasien Loyal

    • 24,Jun 2026
    • Posted By : Lu'lu Nafisah
    • 0 Comments
    • administrasi kebijakan kesehatan
    • akreditasi kesmas unsoed
    • fikes unsoed
    • kampus berdampak
    • kesmas unggul
    • kesmas unsoed
    • kuliah tamu

    PURWOKERTO, 15 Juni 2026 — Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menggelar kuliah tamu bertajuk “From Scroll to Trust: Strategi Branding dan Social Media Marketing dalam Membangun Customer Relationship di Era Digital” secara daring melalui Zoom Meeting pada Sabtu (13/6/2026). Acara ini diselenggarakan sebagai implementasi nyata dari Mata Kuliah Manajemen Pemasaran Pelayanan Kesehatan untuk membekali mahasiswa peminatan Administrasi dan Kebijakan Kesehatan (AKK) dengan pemahaman praktis mengenai dinamika pemasaran digital di industri kesehatan. Transformasi digital saat ini menuntut institusi kesehatan, seperti rumah sakit, untuk tidak hanya fokus pada kualitas pelayanan medis, melainkan juga adaptif dalam memanfaatkan platform digital. Media sosial seperti Instagram, TikTok, dan YouTube kini telah bergeser peran dari sekadar media penyampai informasi menjadi sarana strategis dalam membangun brand equity, kredibilitas, serta memengaruhi keputusan pasien dalam memilih fasilitas kesehatan.

    Narasumber kuliah tamu, dr. Pramono Apriawan Wijayanto, M.KM, FISQua, yang merupakan Wakil Direktur Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro sekaligus Surveyor Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Indonesia, memaparkan bahwa esensi utama branding rumah sakit di ruang digital terletak pada reputasi dan kepercayaan. Menurutnya, pasien era modern cenderung melakukan riset digital secara mendalam sebelum menentukan pilihan layanan kesehatan. “Proses membangun persepsi, citra, dan identitas itulah yang membedakan satu rumah sakit dari kompetitornya. Branding yang kuat mencakup keseluruhan pengalaman pasien, bukan sekadar urusan logo dan warna,” ujar dr. Pramono dalam pemaparannya. Ia juga menambahkan bahwa pendekatan Customer Relationship Management (CRM) berbasis digital menjadi fondasi utama rumah sakit dalam merawat komunikasi dua arah yang responsif guna memperkuat hubungan emosional jangka panjang dengan pasien.

    Kuliah umum ini dipandu oleh Dr. Arih Diyaning Intiasari, SKM, M.PH selaku moderator dan diikuti oleh mahasiswa Sarjana Kesehatan Masyarakat peminatan Administrasi dan Kebijakan Kesehatan. Melalui interaksi intensif, para mahasiswa mendapatkan wawasan komprehensif mengenai bagaimana mengonversi perhatian publik di media sosial (scroll) menjadi sebuah kepercayaan yang mendalam (trust). Ketua Pelaksana Kegiatan, Nabela Putri Yanuari, S.KM., M.K.M, berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman teoretis mahasiswa, tetapi juga memperkuat kolaborasi akademik yang berkelanjutan antara Unsoed dan para praktisi di lapangan. ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang mendalam antara mahasiswa dan narasumber.