Info Detail

Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan

  • Workshop Analisis Quantitative Structure Activity Relationship (QSAR) dalam Desain Obat Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa Farmasi FIKes Unsoed

    • 08,Jul 2026
    • Posted By : Ari Wahyudi
    • 0 Comments

    Purwokerto, 25 Juni 2026 – Jurusan Farmasi Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menyelenggarakan Workshop Analisis Quantitative Structure Activity Relationship (QSAR) dalam Desain Obat pada Kamis, 25 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 35 peserta yang terdiri atas mahasiswa Jurusan Farmasi FIKes Unsoed dengan tujuan memperkuat pemahaman dan keterampilan dalam penerapan metode QSAR sebagai salah satu pendekatan penting dalam penelitian dan pengembangan obat modern.

    Workshop menghadirkan dua narasumber yang memiliki kompetensi di bidang kimia komputasi dan desain obat. Sesi pertama disampaikan oleh Isman Kurniawan, Ph.D dengan materi berjudul “Practical QSAR: From Molecular Descriptor to Predictive Models”. Dalam paparannya, peserta diperkenalkan pada konsep praktis pengembangan model QSAR, mulai dari pemilihan dan analisis molecular descriptor hingga penyusunan model prediktif yang dapat dimanfaatkan untuk memperkirakan aktivitas biologis suatu senyawa. Materi ini memberikan wawasan mengenai bagaimana pendekatan komputasi mampu mempercepat proses penemuan kandidat obat secara lebih efisien.

    Sesi kedua dibawakan oleh apt. Ani Riani Hasana, M.Farm. dengan materi “Pengenalan QSAR dan Parameter Fisikokimia dalam Desain Obat”. Pada sesi ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai dasar-dasar QSAR, hubungan antara struktur kimia dengan aktivitas biologis, serta pentingnya parameter fisikokimia seperti lipofilisitas, ukuran molekul, dan sifat elektronik dalam proses desain dan optimasi senyawa obat.

    Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis mengenai konsep QSAR, tetapi juga mendapatkan gambaran mengenai implementasinya dalam penelitian farmasi dan pengembangan obat berbasis komputasi. Diskusi interaktif yang berlangsung selama workshop turut memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendalami berbagai tantangan dan peluang penerapan QSAR dalam riset farmasi.

    Penyelenggaraan workshop ini merupakan bagian dari upaya Jurusan Farmasi FIKes Unsoed dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang computer-aided drug design dan mendukung pengembangan sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi di bidang farmasi. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan sebagai wadah penguatan kapasitas akademik serta mendorong lahirnya penelitian-penelitian inovatif dalam bidang desain obat.