Info Detail

Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan

  • Mahasiswa Kesehatan Masyarakat FIKes UNSOED Pelajari Implementasi Layanan HIV/AIDS di RSUD Cilacap

    • 12,Jun 2026
    • Posted By : Lu'lu Nafisah
    • 0 Comments
    • hiv aids di cilacap
    • kampus berdampak
    • kegiatan mahasiswa
    • kerjasama
    • laboratorium kesehatan reproduksi
    • peminatan kesehatan reproduksi
    • pencegahan dan penanganan hiv aids
    • praktek belajar lapangan
    • praktikum mahasiswa
    • rsud cilacap

    Cilacap, 11 Juni 2026 – Sebanyak 20 mahasiswa Peminatan Kesehatan Reproduksi Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) mengikuti kegiatan Praktikum Lapangan Mata Kuliah Pencegahan dan Penanganan HIV/AIDS di RSUD Cilacap, Kamis (11/6).

    Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman lapangan yang bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada mahasiswa mengenai implementasi pelayanan HIV/AIDS di fasilitas pelayanan kesehatan. Mahasiswa didampingi oleh dosen pengampu mata kuliah, Lu’lu Nafisah, S.KM., M.K.M., dan dibagi ke dalam enam kelompok dengan fokus kajian yang berbeda, meliputi promosi dan pencegahan HIV/AIDS, layanan Voluntary Counseling and Testing (VCT), sistem rujukan, pendampingan Orang dengan HIV (ODHIV), program Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPIA), serta integrasi layanan HIV dengan kesehatan reproduksi.

    Kegiatan diawali dengan pembukaan dan penyampaian maksud serta tujuan kunjungan oleh perwakilan UNSOED yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari manajemen RSUD Cilacap. Pada sesi utama, mahasiswa memperoleh paparan mengenai layanan HIV/AIDS dan VCT yang disampaikan oleh tim layanan HIV RSUD Cilacap. Materi yang disampaikan meliputi situasi HIV/AIDS di Kabupaten Cilacap, alur pelayanan VCT, konseling HIV, terapi antiretroviral (ARV), program PPIA, serta tantangan dalam upaya pencegahan dan penanganan HIV/AIDS.

     

     

     

     

    Selain paparan materi, mahasiswa juga mengikuti sesi diskusi interaktif bersama tenaga kesehatan dan pengelola program HIV/AIDS. Pada sesi ini mahasiswa berkesempatan menggali informasi lebih mendalam mengenai strategi promosi kesehatan, upaya peningkatan kepatuhan terapi ARV, mekanisme rujukan pasien, kolaborasi lintas sektor, hingga peran Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) dalam mendampingi ODHIV.

    Menurut Lu’lu Nafisah, kegiatan praktikum ini menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk menghubungkan konsep yang dipelajari di kelas dengan praktik pelayanan kesehatan di lapangan.

    “Melalui kunjungan ini mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga dapat melihat secara langsung bagaimana layanan HIV/AIDS dikelola di rumah sakit, memahami tantangan yang dihadapi tenaga kesehatan, serta belajar mengenai pentingnya pendekatan yang komprehensif dan bebas stigma dalam pelayanan HIV/AIDS,” ujarnya.

    Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan kemampuan analisis, komunikasi, dan pemecahan masalah dalam bidang kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan reproduksi dan HIV/AIDS. Hasil pembelajaran dari kunjungan lapangan selanjutnya akan dituangkan dalam bentuk laporan praktikum, presentasi kelompok, dan media edukasi kesehatan sebagai bagian dari luaran pembelajaran mata kuliah.

    Kegiatan ini juga menjadi wujud penguatan kerja sama antara Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman dengan RSUD Cilacap dalam mendukung pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang kesehatan masyarakat dan kesehatan reproduksi.