Info Detail

Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan

  • Tingkatkan Kualitas Layanan, FIKES Unsoed Gelar Pelatihan Etos Kerja dan Keprotokoleran bagi Tenaga Kependidikan

    • 10,Jun 2026
    • Posted By : Khadirin
    • 0 Comments
    PURWOKERTO, fikes.unsoed.ac.id – Dalam upaya berkesinambungan untuk meningkatkan mutu layanan akademik dan non-akademik, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menyelenggarakan Pelatihan Motivasi Etos Kerja dan Pelayanan Prima. Kegiatan yang berlangsung adaptif dan interaktif ini diikuti oleh seluruh jajaran Tenaga Kependidikan (Tendik) di lingkungan FIKES Unsoed. Pelatihan ini dirancang strategis untuk menyelaraskan pemahaman civitas akademika mengenai pentingnya profesionalisme, keramahan, dan ketepatan dalam memberikan pelayanan publik, sekaligus memperkuat budaya kerja yang solid di lingkungan fakultas. Menumbuhkan Etos Kerja dan Pelayanan Prima Hadir sebagai narasumber sesi pertama, Mury Andayani, S.E., M.M., C.STMI., C.PS., yang merupakan Founder & Trainer dari PT Elang Grasia Pradana. Dalam paparannya yang bertajuk “Motivasi Etos Kerja dan Pelayanan Prima”, beliau menekankan bahwa pelayanan prima (excellent service) bukan sekadar tugas rutin, melainkan sebuah refleksi dari integritas dan komitmen institusi. “Etos kerja yang tinggi lahir dari kesadaran bahwa setiap peran di dalam institusi saling bertautan. Pelayanan prima adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan dan kepuasan publik,” ujar Mury di hadapan para peserta. Melalui sesi ini, para Tendik FIKES diajak untuk membedah tantangan pelayanan di era digital, mengelola komunikasi yang efektif, serta menumbuhkan motivasi internal demi menciptakan lingkungan kerja yang positif dan produktif. Dengan teknik penyampain materi yang hamble dan komunikasi aktif, para peserta mengikuti dengan penuh semangat. Standardisasi Layanan Melalui Keprotokoleran Pada sesi berikutnya, fokus pelatihan beralih pada aspek formal institusional dengan menghadirkan Betha Swandani, S.Sos., Ketua Tim Kerja Bidang Protokoler Universitas Jenderal Soedirman. Membawakan materi “Keprotokoleran”, Betha mengupas tuntas mengenai tata tempat, tata upacara, dan tata penghormatan yang berlaku di lingkungan universitas. Pemahaman keprotokoleran ini dinilai sangat krusial bagi Tenaga Kependidikan, terutama dalam mengawal berbagai agenda resmi fakultas agar berjalan sesuai dengan standar regulasi dan mencerminkan citra positif Unsoed. Komitmen FIKES Unsoed Menuju Layanan Berstandar Unggul Melalui pelatihan ini, FIKES Unsoed menegaskan komitmennya untuk terus melakukan transformasi dan peningkatan kapasitas SDM secara berkala. Berbekal perpaduan antara etos kerja yang kuat, semangat pelayanan prima, dan pemahaman protokol yang mumpuni, Tenaga Kependidikan FIKES Unsoed diharapkan mampu memberikan performa terbaik dalam mendukung visi universitas menuju world class university. (Humas FIKES)