Info Detail
Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan
Purwokerto. 1 Oktober 2026– Program Studi Magister Keperawatan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menerima kunjungan benchmarking dari Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) dalam rangka mempelajari pengelolaan program studi unggul serta penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang berkelanjutan.
Kegiatan benchmarking ini dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sukabumi dalam merintis dan mempersiapkan pendirian Program Studi Magister Keperawatan. Melalui kunjungan tersebut, tim UMMI secara khusus menggali praktik baik pengelolaan Program Studi Magister Keperawatan Unsoed, mulai dari tata kelola akademik, pengembangan sumber daya manusia, pengelolaan kurikulum, budaya mutu, hingga strategi pencapaian dan pemeliharaan mutu program studi.
Dalam kegiatan tersebut, Korprodi Magister Keperawatan FIKes Universitas Jenderal Soedirman, Dr. Ns. Sidik Awaludin, M.Kep., Ns., Sp.Kep.MB., memaparkan berbagai best practices dalam pengelolaan program studi unggul. Paparan mencakup strategi pengembangan program studi, penguatan tata kelola, pengembangan kapasitas dosen dan tenaga kependidikan, pengelolaan pembelajaran, pengembangan jejaring kerja sama, serta strategi membangun budaya akademik yang mendukung pencapaian visi dan misi program studi.
“Pengelolaan program studi unggul tidak hanya berorientasi pada pencapaian akreditasi, tetapi bagaimana seluruh proses akademik dan tata kelola dibangun menjadi sistem yang konsisten, terukur, terdokumentasi, dan terus mengalami perbaikan,” jelas Dr.Sidik Awaludin, M.Kep., Ns., Sp.Kep.MB
Selain pengelolaan program studi, aspek penjaminan mutu menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan benchmarking. Dr. Iwan Purnawan, M.Kep., selaku Ketua Gugus Penjaminan Mutu Fakultas, menyampaikan materi mengenai implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) pada tingkat fakultas dan program studi.
Pembahasan menitikberatkan pada implementasi siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) sebagai fondasi utama dalam membangun sistem penjaminan mutu yang tuntas dan berkelanjutan. Melalui siklus tersebut, mutu tidak ditempatkan sebagai kegiatan administratif semata, tetapi menjadi bagian integral dari pengelolaan fakultas dan program studi.
Dr. Iwan juga menjelaskan bagaimana standar mutu diterjemahkan ke dalam pelaksanaan kegiatan akademik dan nonakademik, kemudian dievaluasi secara berkala, dikendalikan berdasarkan hasil evaluasi, serta ditindaklanjuti melalui berbagai upaya peningkatan mutu.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Dekan I FIKes Unsoed, unsur bidang kerja sama fakultas, serta tenaga kependidikan FIKes Unsoed. Kehadiran berbagai unsur tersebut memperkuat diskusi mengenai tata kelola program studi secara komprehensif, karena keberhasilan pengelolaan program studi tidak hanya ditentukan oleh unsur akademik, tetapi juga oleh dukungan tata kelola fakultas, kerja sama, dan layanan administrasi yang efektif.
Sementara itu, dari Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sukabumi hadir Dekan Fakultas Kesehatan, Irawan Danismaya, S.Kep., Ners., M.Kep., Ph.D.; Wakil Dekan, Dr. Ria Andriani, M.Kep., Sp.Kep.An.; Kaprodi S1 Keperawatan/Ners; Kaprodi D3 Keperawatan; serta anggota Tim Task Force pendirian Program Studi Magister Keperawatan.
Kunjungan tersebut menjadi momentum strategis bagi kedua institusi untuk saling berbagi pengalaman dan memperkuat jejaring kelembagaan, khususnya dalam pengembangan pendidikan tinggi keperawatan pada jenjang magister.
Magister Keperawatan Unsoed: Unggul Sejak Akreditasi Pertama
Program Studi Magister Keperawatan FIKes Unsoed saat ini merupakan program studi yang telah memperoleh predikat akreditasi Unggul dan terus mengembangkan diri dengan orientasi global.
Salah satu capaian yang menjadi perhatian dalam kegiatan benchmarking adalah bahwa Program Studi Magister Keperawatan Unsoed berhasil memperoleh predikat Unggul pada akreditasi pertamanya. Capaian tersebut menjadi bagian penting dari pengalaman dan praktik tata kelola yang dibagikan kepada tim Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sukabumi.
Tidak berhenti pada pencapaian akreditasi nasional, Program Studi Magister Keperawatan Unsoed saat ini juga terus mempersiapkan diri menuju akreditasi internasional sebagai bagian dari strategi mewujudkan pengakuan global terhadap mutu pendidikan, tata kelola, dan lulusan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari arah pengembangan program studi menuju pengakuan global pada tahun 2030, sejalan dengan komitmen Unsoed dalam memperkuat daya saing pendidikan tinggi dan memperluas jejaring akademik internasional.
Dekan Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Irawan Danismaya, S.Kep., Ners., M.Kep., Ph.D.,menyampaikan apresiasi atas kesempatan belajar secara langsung mengenai tata kelola dan sistem penjaminan mutu di Program Studi Magister Keperawatan FIKes Unsoed.
Ia menyampaikan bahwa pengalaman yang diperoleh melalui kegiatan benchmarking tersebut memberikan banyak perspektif baru bagi Fakultas Kesehatan UMMI, khususnya dalam mempersiapkan pendirian Program Studi Magister Keperawatan.
“Kami merasa tidak salah melakukan kajian banding ke Program Studi Magister Keperawatan FIKes Universitas Jenderal Soedirman. Banyak hal yang dapat kami pelajari, terutama bagaimana mengelola program studi dengan budaya mutu yang kuat dan bagaimana SPMI benar-benar dilaksanakan secara tuntas melalui siklus PPEPP,”ungkapnya.
Menurutnya, pengalaman Unsoed dalam membangun program studi yang memperoleh predikat Unggul sejak akreditasi pertama menjadi referensi penting bagi Tim Task Force UMMI dalam mempersiapkan pendirian Program Studi Magister Keperawatan.
Membangun Kolaborasi untuk Pendidikan Keperawatan yang Berdaya Saing Global
Kegiatan benchmarking ini tidak hanya menjadi forum berbagi pengalaman, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan hubungan kelembagaan antara FIKes Unsoed dan Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sukabumi.
Melalui pertukaran pengalaman tersebut, kedua institusi diharapkan dapat terus membangun budaya akademik yang berorientasi pada mutu, inovasi, kolaborasi, dan daya saing global.
Bagi Program Studi Magister Keperawatan FIKes Unsoed, berbagi praktik baik merupakan bagian dari komitmen untuk terus melakukan peningkatan mutu. Predikat Unggul bukan menjadi titik akhir, melainkan pijakan untuk melangkah menuju standar mutu yang lebih tinggi dan pengakuan internasional.
Dengan semangat “Unggul, Berkelanjutan, dan Berorientasi Global”, Program Studi Magister Keperawatan FIKes Unsoed terus memperkuat tata kelola, budaya mutu, jejaring kerja sama internasional, serta kesiapan menuju akreditasi internasional dan pengakuan global pada tahun 2030.