Info Detail

Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan

  • Perkuat Wawasan Farmakologi Molekuler, Jurusan Farmasi FIKES Unsoed Gelar Kuliah Tamu Bersama Pakar Gunma University Jepang

    • 21,Agu 2026
    • Posted By : Ari Wahyudi
    • 0 Comments

    Purwokerto, 21 Agustus 2026. Dalam upaya membekali mahasiswa dengan pemahaman mendalam mengenai mekanisme kerja obat pada tingkat molekuler, Program Studi Farmasi Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) sukses menyelenggarakan Kuliah Tamu Mata Kuliah Farmakologi Molekuler bertema “Pengantar Farmakologi Molekuler dan Reseptor GPCR” pada Jumat, 21 Agustus 2026 dengan menghadirkan narasumber utama apt. Winda Ariyani, Ph.D., alumni Farmasi UNSOED yang saat ini merupakan Assistant Professor Developmental Genetics and Behavioral Neuroscience, Gunma University Graduate School of Medicine, Jepang.

    Acara yang berlangsung secara tatap muka (offline) di Aula FIKES UNSOED yang diikuti oleh 212 mahasiswa S1 Farmasi. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Koordinator Program Studi Sarjana Farmasi FIKES Unsoed, Dr. apt. Esti Dyah Utami, M.Sc., serta dipandu oleh apt. Indra Yudhawan, M.Pharm.Sci. selaku moderator.

    Dalam sambutannya, Dr. apt. Esti Dyah Utami, M.Sc. menekankan pentingnya penguasaan farmakologi molekuler bagi calon apoteker. Pemahaman mengenai target aksi obat menjadi kunci utama dalam merancang terapi obat yang efektif dan minimal efek samping.

    Kuliah tamu ini menghadirkan narasumber apt. Winda Ariyani, Ph.D., dalam paparannya, beliau menyampaikan konsep dasar farmakologi molekuler hingga kompleksitas penargetan obat pada G Protein-Coupled Receptors (GPCR) serta relevansinya terhadap patofisiologi dan penyakit metabolik.

    Dengan adanya kuliah tamu ini, diharapkan mahasiswa farmasi UNSOED mampu memperluas wawasan mengenai mekanisme aksi obat secara molekuler dan perannya dalam pengembangan obat. Melalui penyelenggaraan kegiatan akademik ini, Jurusan Farmasi FIKES Unsoed terus menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan kefarmasian yang berkualitas, berwawasan global, dan adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.