Info Detail
Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan

Purwokerto, 10 September 2026 — Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menyelenggarakan rangkaian Dies Natalis ke-12 pada Kamis (10/9). Mengusung tema “Sehat dalam Kebersamaan, Berdampak Melalui Kearifan Lokal”, kegiatan diikuti oleh seluruh sivitas akademika FIKes Unsoed. Rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 07.00 WIB dengan pembukaan dan doa, dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan kegiatan oleh Dekan FIKes Unsoed, Prof. Dr. sc. hum. Budi Aji, S.K.M., M.Sc.

Senam Bersama Awali Rangkaian Kegiatan
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama yang dipandu oleh M. Fairuz, S.K.M., alumni Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Jenderal Soedirman. Seluruh sivitas akademika FIKes Unsoed mengikuti kegiatan dengan antusias. Senam bersama menjadi momentum untuk membangun kebersamaan sekaligus mengajak sivitas akademika menerapkan pola hidup aktif dan menjaga kebugaran sebagai bagian dari budaya hidup sehat. Setelah senam bersama, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan donor darah dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang berlangsung secara paralel. Donor darah dilaksanakan di Gedung D Lantai 1, sementara CKG berlangsung di Aula Dekanat FIKes Unsoed.
Antusiasme peserta terlihat dalam pelaksanaan donor darah. Hingga kegiatan selesai, sebanyak 88 kantong darah berhasil dikumpulkan. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial sivitas akademika FIKes Unsoed sekaligus kontribusi dalam mendukung ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pada waktu yang sama, FIKes Unsoed bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas menyelenggarakan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Layanan tersebut mendapatkan respons yang sangat baik dengan jumlah peserta mencapai 844 orang. Cek kesehatan mencakup sejumlah pemeriksaan, di antaranya tekanan darah, antropometri, gula darah sewaktu, serta layanan pemeriksaan dan skrining kesehatan lainnya sesuai dengan rangkaian layanan yang tersedia. Tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme sivitas akademika untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sekaligus mendukung upaya deteksi dini terhadap berbagai faktor risiko kesehatan.

Tidak hanya pemeriksaan kesehatan, di sela-sela pelaksanaan donor darah dan CKG juga tersedia layanan konsultasi gizi. Layanan ini diikuti oleh sekitar 95 peserta dari kalangan mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Bagi mahasiswa, konsultasi secara umum membahas penerapan gizi seimbang, termasuk berbagai kesulitan dalam upaya menurunkan maupun meningkatkan berat badan. Sementara itu, beberapa dosen dan tenaga kependidikan memanfaatkan layanan untuk berkonsultasi mengenai diet rendah lemak, kebutuhan gizi ibu menyusui, serta berbagai persoalan gizi lainnya. Layanan konsultasi gizi tersebut memberikan kesempatan kepada sivitas akademika untuk memperoleh informasi dan arahan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masing-masing dalam mendukung pola hidup sehat.

Semarak Dies Natalis ke-12 FIKes Unsoed juga semakin terasa dengan hadirnya bazar Program Mahasiswa Wirausaha (PMW). Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperkenalkan produk sekaligus mengembangkan pengalaman kewirausahaan melalui interaksi dan pemasaran produk secara langsung kepada sivitas akademika. Sebanyak tujuh gerai PMW mahasiswa FIKes turut berpartisipasi, yaitu Team COCOBEI, SERASA (Sehat Waras Masasse), Trivana Stitches, Mirakel, Nutribeauty, Kolling Coffee, dan MBTI Drink’s. Keberadaan gerai PMW tidak hanya menambah semarak kegiatan, tetapi juga menunjukkan ruang pengembangan mahasiswa FIKes Unsoed dalam bidang kreativitas, inovasi, dan kewirausahaan.
Rangkaian Dies Natalis ke-12 FIKes Unsoed yang memadukan aktivitas fisik, pelayanan kesehatan, kepedulian sosial, edukasi gizi, dan kewirausahaan mahasiswa menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan seluruh sivitas akademika. Melalui kegiatan tersebut, Dies Natalis ke-12 tidak sekadar menjadi peringatan perjalanan FIKes Unsoed, tetapi juga menjadi ruang untuk menghadirkan manfaat secara langsung bagi sivitas akademika. Semangat “Sehat dalam Kebersamaan, Berdampak Melalui Kearifan Lokal” tercermin melalui berbagai kegiatan yang mendorong terciptanya lingkungan akademik yang sehat, aktif, produktif, dan saling memberikan manfaat.