Info Detail

Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan

  • Mahasiswa FIKES Unsoed Gelar Program WARITA 2026 untuk Meningkatkan Pemahaman Sex Education pada Anak

    • 07,Agu 2026
    • Posted By : Lu'lu Nafisah
    • 0 Comments
    • akreditasi kesmas unsoed
    • kesmas unsoed unggul
    • mahasiswa kesmas unsoed
    • PKM UNSOED
    • prestasi mahasiswa
    • prestasi mahasiswa kesmas unsoed
    • program kreativitas mahasiswa

    Purwokerto — Sebagai upaya mendukung pencegahan kekerasan seksual pada anak melalui edukasi sejak dini, Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Jenderal Soedirman 2026 menyelenggarakan program WARITA (Wayang Cerita), berupa rangkaian kegiatan edukasi mengenai sex education di SD Negeri 1 Bancarkembar. Program ini tidak hanya menyasar siswa, tetapi juga melibatkan orang tua dan guru sebagai pihak yang berperan penting dalam membangun lingkungan yang aman bagi anak.

    Kegiatan pertama dilaksanakan pada tanggal 30 Juli 2026 berupa edukasi kepada orang tua mengenai peran orang tua dalam memberikan sex education atau pendidikan seksualitas kepada anak. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua terkait pentingnya sex education bagi anak.

    Selanjutnya, pada tanggal 5-6 Agustus 2026, dilaksanakan kegiatan utama yaitu edukasi mengenai sex education kepada siswa kelas V. Materi disampaikan secara interaktif menggunakan media wayang karakter, yang disebut WARITA (Wayang Cerita) agar lebih mudah dipahami dan menarik bagi siswa. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan bagian tubuh pribadi, sentuhan aman dan tidak aman, batasan diri, hingga cara melindungi diri dari situasi tidak aman. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa kelas V mengenai sex education.

    Rangkaian kegiatan WARITA masih akan berlanjut melalui kegiatan edukasi kepada guru mengenai cara menyampaikan informasi yang baik dan benar kepada siswa mengenai sex education, serta pelatihan untuk membuat media wayang yang akan dilaksanakan pada 11 Agustus 2026. Pelatihan ini bertujuan agar guru tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai sex education, tetapi juga memiliki keterampilan dalam membuat media wayang sebagai media pembelajaran yang menarik dan efektif bagi siswa.

    Melalui rangkaian kegiatan tersebut, program WARITA diharapkan dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anak dalam melindungi diri sekaligus memperkuat peran orang dewasa di sekolah dan keluarga dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak.

    Kegiatan PKM-PM WARITA 2026 dilaksanakan oleh Aulia Putri Kusuma, Bening Sitoresmi Hidayat, Saffera Khoirunnisa, Syafhira Tesa Kanahaya, Gladis Purnama di bawah bimbingan Prof. Dr. Dwi Sarwani Sri Rejeki, SKM, M.Kes (Epid.).

    Program WARITA juga sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3 (Good Health and Well-being) melalui peningkatan kesehatan dan kesejahteraan anak dengan memberikan pendidikan seksualitas yang komprehensif sebagai bentuk pencegahan kekerasan seksual. Selain itu, program ini mendukung Tujuan 4 (Quality Education) dengan menghadirkan media pembelajaran yang inovatif dan edukatif bagi siswa maupun guru, Tujuan 5 (Gender Equality) melalui penguatan kesadaran tentang hak anak atas perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan pelecehan seksual tanpa memandang jenis kelamin, serta Tujuan 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) dengan mendorong terciptanya lingkungan sekolah dan keluarga yang aman, inklusif, serta ramah anak. Melalui kolaborasi antara mahasiswa, sekolah, orang tua, dan guru, WARITA diharapkan menjadi model edukasi preventif yang berkelanjutan dalam mendukung perlindungan anak di Indonesia.