Info Detail
Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan
Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan
PURWOKERTO – Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) menyelenggarakan Rapat Terbuka Senat dengan agenda Penyampaian Visi, Misi, Program Kerja, dan Pengembangan Fakultas oleh Bakal Calon Dekan FIKes UNSOED Periode 2026–2030, Selasa (13/10/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Lantai 2 Dekanat FIKes UNSOED dan dilaksanakan secara hybrid, sehingga dapat diikuti secara langsung maupun daring oleh sivitas akademika.
Tiga bakal calon yang mengikuti tahapan ini adalah Dhadhang Wahyu Kurniawan, S.Si., M.Sc., Apt., Ph.D.; Heny Ekowati, S.Si., M.Sc., Apt., Ph.D.; serta Prof. Yunita Sari, S.Kep., Ns., M.H.S., Ph.D. Ketiganya memaparkan visi, misi, program kerja, dan arah pengembangan fakultas untuk periode 2026–2030.
Rapat Terbuka Senat dipimpin oleh Ketua Senat FIKes UNSOED, Prof. Siwi Pramatama Mars W., S.Si., M.Kes., Ph.D. Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars FIKes, dilanjutkan pembukaan oleh Ketua Senat serta laporan Ketua Panitia Pemilihan Dekan (PILDEK), Arfin Deri Listiandi, S.Pd., M.Pd.
Melibatkan Sivitas Akademika FIKes UNSOED
Kegiatan diikuti oleh berbagai unsur sivitas akademika FIKes UNSOED, termasuk anggota Senat, pimpinan fakultas, pimpinan jurusan, koordinator program studi, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa. Unsur mahasiswa diwakili oleh BEM Fakultas dan HIMA dari setiap jurusan. Pelaksanaan secara hybrid juga membuka kesempatan bagi peserta yang mengikuti melalui Zoom Meeting untuk menyimak pemaparan dan berpartisipasi dalam sesi diskusi.




Tiga Bakal Calon Paparkan Arah Pengembangan Fakultas
Dalam pemaparannya, Dhadhang Wahyu Kurniawan mengusung gagasan tata kelola yang sederhana, berkualitas, transparan, akuntabel, partisipatif, dan berkeadilan, dengan pengambilan keputusan berbasis data serta pengembangan sivitas akademika. Arah programnya mencakup peningkatan mutu pendidikan berbasis Outcome-Based Education (OBE), penguatan penelitian dan pengabdian, inovasi dan hilirisasi, pengembangan sumber daya manusia, serta peningkatan prestasi mahasiswa dan alumni.
Heny Ekowati mengusung visi FIKes berintegritas, dari kearifan lokal bersama menuju kancah global. Gagasan pengembangannya menekankan integritas moral, tata kelola yang transparan dan akuntabel, serta pemerataan kesempatan bagi seluruh program studi. Melalui program FIKes Integrated Health & Integrity Hub (FIKes I-HERO), ia menyoroti integrasi pendidikan interprofesional, riset berbasis sumber daya perdesaan dan kearifan lokal, pengabdian kepada masyarakat, kemitraan global, serta penguatan integritas akademik.
Prof. Yunita Sari memaparkan arah program calon dekan melalui tagline FIKes BERKIPRAH, yang merangkum tujuh fokus pengembangan fakultas, yaitu Bersama, Kolaborasi, Internasionalisasi, Prestasi, Rekognisi, Akselerasi, dan Harmoni. Program Bersama menekankan kebersamaan dan kesetaraan kesempatan; Kolaborasi diarahkan pada kemitraan nasional dan internasional yang produktif dan berdampak; Internasionalisasi berfokus pada peningkatan mutu dan daya saing global; Prestasi menekankan penguatan mutu dan prestasi mahasiswa serta lulusan; Rekognisi diarahkan pada penguatan pengakuan dan reputasi akademik dosen; Akselerasi mencakup pengembangan fasilitas, sumber daya manusia, dan transformasi digital; sedangkan Harmoni menekankan harmonisasi tata kelola dan transparansi. Melalui FIKes BERKIPRAH, Prof. Yunita menekankan pentingnya penguatan capaian fakultas dan akselerasi internasionalisasi menuju pengakuan global, dengan tetap mengoptimalkan potensi sumber daya perdesaan dan kearifan lokal.
Ketiga paparan menghadirkan perspektif dan prioritas yang beragam mengenai tata kelola, mutu akademik, penguatan riset dan pengabdian, pengembangan sumber daya manusia, serta peningkatan kolaborasi dan daya saing FIKes UNSOED.



Diskusi Menyoroti Pemerataan, Tata Kelola, Riset, dan Partisipasi Mahasiswa
Sesi tanya jawab menjadi ruang bagi sivitas akademika untuk menyampaikan isu strategis yang perlu diperhatikan dalam pengembangan fakultas. Pertanyaan yang mengemuka antara lain mengenai komitmen pemerataan hak dan kesempatan bagi seluruh jurusan, termasuk jurusan yang tidak terwakili dalam struktur kepemimpinan; penyelesaian persoalan aset fakultas; serta integrasi sarana prasarana dan penyederhanaan aplikasi untuk mendukung layanan yang lebih efektif.
Peserta juga menyoroti mekanisme pelibatan mahasiswa dalam perumusan kebijakan dan pengambilan keputusan di tingkat fakultas. Selain itu, muncul pertanyaan mengenai fasilitasi kelompok riset lintas jurusan, penguatan kualitas penelitian di laboratorium, serta dukungan untuk mengakses hibah penelitian yang kompetitif. Aspek pengembangan kreativitas, budaya, dan seni turut menjadi perhatian sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan fakultas yang harmonis dan mendukung kreativitas sivitas akademika.
Pertanyaan disampaikan oleh perwakilan unsur jurusan, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Peserta yang mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting juga memperoleh kesempatan untuk mengajukan pertanyaan. Sesi diskusi dimoderatori oleh Dr. Arih Diyaning Intiasari, S.K.M., M.P.H. dan Rifqi Festiawan, M.Pd.
Melalui forum ini, sivitas akademika dapat mencermati gagasan para bakal calon sekaligus menyampaikan aspirasi mengenai kebutuhan dan tantangan pengembangan FIKes UNSOED. Diskusi tersebut menjadi bagian dari proses penyampaian gagasan dan pertukaran pandangan dalam tahapan pemilihan dekan.

Tahapan Berlanjut ke Rapat Senat Tertutup
Setelah Rapat Terbuka Senat selesai, anggota Senat FIKes UNSOED melanjutkan tahapan pemilihan melalui Rapat Senat Tertutup yang bertempat di Ruang Rapat Dekanat FIKes UNSOED. Agenda rapat tertutup adalah penetapan tiga nama Calon Dekan FIKes UNSOED Periode 2026–2030 sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Rangkaian tahapan ini menjadi bagian dari proses keberlanjutan kepemimpinan fakultas sekaligus momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendukung pengembangan FIKes UNSOED pada periode mendatang.
19 Sep 2026
18 Sep 2026
16 Sep 2026
14 Sep 2026
14 Sep 2026
Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan
We firmly believe that the internet should be available and accessible to anyone, and are committed to providing a website that is accessible to the widest possible audience, regardless of circumstance and ability.
To fulfill this, we aim to adhere as strictly as possible to the World Wide Web Consortium’s (W3C) Web Content Accessibility Guidelines 2.1 (WCAG 2.1) at the AA level. These guidelines explain how to make web content accessible to people with a wide array of disabilities. Complying with those guidelines helps us ensure that the website is accessible to all people: blind people, people with motor impairments, visual impairment, cognitive disabilities, and more.
This website utilizes various technologies that are meant to make it as accessible as possible at all times. We utilize an accessibility interface that allows persons with specific disabilities to adjust the website’s UI (user interface) and design it to their personal needs.
Additionally, the website utilizes an AI-based application that runs in the background and optimizes its accessibility level constantly. This application remediates the website’s HTML, adapts Its functionality and behavior for screen-readers used by the blind users, and for keyboard functions used by individuals with motor impairments.
If you’ve found a malfunction or have ideas for improvement, we’ll be happy to hear from you. You can reach out to the website’s operators by using the following email
Our website implements the ARIA attributes (Accessible Rich Internet Applications) technique, alongside various different behavioral changes, to ensure blind users visiting with screen-readers are able to read, comprehend, and enjoy the website’s functions. As soon as a user with a screen-reader enters your site, they immediately receive a prompt to enter the Screen-Reader Profile so they can browse and operate your site effectively. Here’s how our website covers some of the most important screen-reader requirements, alongside console screenshots of code examples:
Screen-reader optimization: we run a background process that learns the website’s components from top to bottom, to ensure ongoing compliance even when updating the website. In this process, we provide screen-readers with meaningful data using the ARIA set of attributes. For example, we provide accurate form labels; descriptions for actionable icons (social media icons, search icons, cart icons, etc.); validation guidance for form inputs; element roles such as buttons, menus, modal dialogues (popups), and others. Additionally, the background process scans all of the website’s images and provides an accurate and meaningful image-object-recognition-based description as an ALT (alternate text) tag for images that are not described. It will also extract texts that are embedded within the image, using an OCR (optical character recognition) technology. To turn on screen-reader adjustments at any time, users need only to press the Alt+1 keyboard combination. Screen-reader users also get automatic announcements to turn the Screen-reader mode on as soon as they enter the website.
These adjustments are compatible with all popular screen readers, including JAWS and NVDA.
Keyboard navigation optimization: The background process also adjusts the website’s HTML, and adds various behaviors using JavaScript code to make the website operable by the keyboard. This includes the ability to navigate the website using the Tab and Shift+Tab keys, operate dropdowns with the arrow keys, close them with Esc, trigger buttons and links using the Enter key, navigate between radio and checkbox elements using the arrow keys, and fill them in with the Spacebar or Enter key.Additionally, keyboard users will find quick-navigation and content-skip menus, available at any time by clicking Alt+1, or as the first elements of the site while navigating with the keyboard. The background process also handles triggered popups by moving the keyboard focus towards them as soon as they appear, and not allow the focus drift outside of it.
Users can also use shortcuts such as “M” (menus), “H” (headings), “F” (forms), “B” (buttons), and “G” (graphics) to jump to specific elements.
We aim to support the widest array of browsers and assistive technologies as possible, so our users can choose the best fitting tools for them, with as few limitations as possible. Therefore, we have worked very hard to be able to support all major systems that comprise over 95% of the user market share including Google Chrome, Mozilla Firefox, Apple Safari, Opera and Microsoft Edge, JAWS and NVDA (screen readers), both for Windows and for MAC users.
Despite our very best efforts to allow anybody to adjust the website to their needs, there may still be pages or sections that are not fully accessible, are in the process of becoming accessible, or are lacking an adequate technological solution to make them accessible. Still, we are continually improving our accessibility, adding, updating and improving its options and features, and developing and adopting new technologies. All this is meant to reach the optimal level of accessibility, following technological advancements. For any assistance, please reach out to