Info Detail

Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan

  • NMT LEAP 2026 Jadi Bekal Dosen Farmasi Unsoed Perkuat Akreditasi Prodi

    • 05,Apr 2026
    • Posted By : Ari Wahyudi
    • 0 Comments

    Sebanyak 25 pimpinan perguruan tinggi dari berbagai wilayah di Indonesia seperti Jawa, Bali, Sumatera, Sulawesi, dan Papua) mengikuti program DAAD DIES NMT LEAP 2026 (Leadership Enhancement through Awareness and Peer-Learning). Pelatihan kepemimpinan transformasional yang melibatkan rektor hingga ketua program studi ini didukung oleh hibah pemerintah Jerman. Salah satu peserta adalah Dr.rer.nat. apt. Harwoko, M.Sc., Koordinator Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Universitas Jenderal Soedirman.

    Pelatihan tahap pertama berlangsung pada 30 Maret–2 April 2026 di Surabaya melalui kolaborasi Universitas Kristen Petra dan Universitas Surabaya untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan perguruan tinggi dan mendorong transformasi institusi. “Sinergi antarlembaga menjadi langkah penting dalam memperkuat pendidikan tinggi nasional,” ujar Prof. Dr. Khairul Munadi sebagai Dirjen DIKTI. Senada dengan itu, Direktur DAAD Regional Office Jakarta, Dr. Guido Schnieders, menegaskan pentingnya penguatan kerja sama akademik Jerman–Indonesia melalui riset, pertukaran mahasiswa, dan pengembangan kapasitas kelembagaan.

    Sebagai bagian penting dari pelatihan, peserta menyusun Project Action Plan (PAP). “Saya merancang proyek penguatan akreditasi kualitatif, terutama integrasi keselamatan pasien (patient safety) dalam kurikulum pendidikan profesi apoteker yang sejalan dengan pengajuan reakreditasi ke LAM-PTKes tahun ini,” jelas Harwoko.

    Pelatihan berlangsung secara interaktif melalui peer learning, gallery walk, dan benchmarking teknologi e-learning berbasis AI serta fasilitas laboratorium life sciences. Program ini juga membuka peluang penguatan kepemimpinan akademik, pengembangan kurikulum, dan transformasi digital pembelajaran di lingkungan Unsoed.

Leave A Comment