Info Detail

Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan

  • Mahasiswa S2 Kesehatan Masyarakat UNSOED Ikuti Information Session HIGH × UNSOED Short Course Programme 2027

    • 05,Okt 2026
    • Posted By : Lu'lu Nafisah
    • 0 Comments

    Purwokerto, 5 Oktober 2026 — Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat (S2 Kesmas) Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman (FIKes UNSOED) menyelenggarakan Information Session HIGH × UNSOED Short Course Programme 2027 pada Senin (5/10/2026) secara daring.

    Kegiatan ini diselenggarakan untuk memberikan informasi kepada mahasiswa aktif S2 Kesehatan Masyarakat UNSOED mengenai kesempatan mengikuti short course internasional di Heidelberg Institute of Global Health (HIGH), Heidelberg University, Germany. Program ini merupakan bagian dari kolaborasi UNSOED dan Heidelberg University dalam proyek Sustainable Horizons: Empowering Global Perspectives in Health-Related SDGs Teaching and Research in Indonesia (2025–2028). 

    Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Master of Ceremony (MC), kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Prof. Dr. Dwi Sarwani Sri Rejeki, S.KM., M.Kes(Epid), yang menyampaikan pentingnya kesempatan pembelajaran internasional bagi mahasiswa dalam memperluas wawasan dan pengalaman akademik di bidang kesehatan masyarakat.

    Selanjutnya, Ketua Tim Pelaksana Kerjasama HIGH FIKes, Prof. Siwi Pramatama Mars Wijayanti, S.Si., M.Kes., PhD, memberikan pemaparan mengenai gambaran umum program dan konteks kerja sama UNSOED dengan Heidelberg University. Program short course ini menjadi salah satu bentuk implementasi kerja sama internasional yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar dalam lingkungan akademik global.

    Sesi ini turut dihadiri oleh Yuditha Nindya Kartika Rizqi, S.KM., MPH., dosen Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat FIKes UNSOED yang saat ini sedang menempuh studi doktoral (PhD) di Heidelberg Institute of Global Health (HIGH), Heidelberg University, Germany. Kehadiran beliau turut memberikan perspektif dan pengalaman langsung mengenai lingkungan akademik di HIGH kepada mahasiswa, khususnya terkait pengalaman studi dan pembelajaran di Jerman.

    Pada sesi berikutnya, Lu’lu Nafisah, S.KM., M.K.M. selaku perwakilan Tim Seleksi menyampaikan informasi teknis terkait program dan proses seleksi peserta. Dijelaskan bahwa program tahun 2027 menyediakan delapan tempat bagi mahasiswa, yang terdiri atas empat mahasiswa untuk periode Januari, dua mahasiswa untuk periode April, dan dua mahasiswa untuk periode Mei.

    Mahasiswa yang terpilih akan mengikuti short course yang diselenggarakan HIGH dengan tema yang beragam. Pada periode Januari, peserta akan mengikuti Facing the NCD Epidemic in Low- and Middle-Income Countries dan Global Mental Health. Periode April menawarkan Financing Health Care: Concepts, Challenges and Practices serta Consultancy Skills in International Cooperation in Health: Evaluation of Health Facilities, Projects and Programmes. Sementara itu, periode Mei mencakup Health Systems Strengthening dan Nutrition in Global Health.

    Selain memperoleh pengalaman akademik internasional, program ini juga memberikan berbagai dukungan kepada peserta, antara lain tiket perjalanan pulang-pergi, akomodasi, lump-sum allowance, serta biaya pengajuan visa yang ditanggung oleh project ini. Peserta juga akan memperoleh sertifikat setelah mengikuti course, sementara transfer kredit ke dalam program studi UNSOED akan diberikan dan mata kuliah yang digunakan untuk konversi masih dalam pembahasan Tim Kurikulum.

    Sesi dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mengklarifikasi berbagai hal terkait pilihan periode program, persyaratan, dokumen yang harus disiapkan, proses seleksi, pendanaan, serta mekanisme keberangkatan ke Jerman.

    Kegiatan kemudian ditutup setelah seluruh informasi dan pertanyaan peserta tersampaikan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa S2 Kesmas UNSOED diharapkan semakin siap memanfaatkan peluang pembelajaran internasional sekaligus mengembangkan jejaring, wawasan global, dan kompetensi yang relevan dengan penelitian, tesis, maupun pengembangan karier mereka. Program ini juga mendorong peserta untuk membagikan dan menerapkan pengetahuan yang diperoleh setelah kembali ke lingkungan akademik UNSOED.

    Program ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kontribusi pendidikan tinggi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Pembelajaran internasional melalui HIGH diharapkan dapat memperkuat kapasitas mahasiswa dalam memahami berbagai tantangan kesehatan global, mengembangkan pendekatan berbasis bukti, serta menghubungkan isu kesehatan dengan agenda pembangunan berkelanjutan. Dengan demikian, pengalaman short course tidak berhenti pada peningkatan kompetensi individu, tetapi diharapkan dapat berkontribusi pada penguatan pembelajaran, penelitian, dan praktik kesehatan masyarakat yang mendukung pencapaian SDGs di tingkat lokal maupun global.

    Unduh materi sosialisasi DISINI